Kepala BKPM; Larangan Ekspor Nikel Sudah Final

  • Whatsapp
Kepala BKPM; Larangan Ekspor Nikel Sudah Final
Kepala BKPM; Larangan Ekspor Nikel Sudah Final (IST)

Jakarta, seputarindonesia.co.id – Kebijakan pemerintah yang menyetop ekspor nikel mendapat protes dari sejumlah negara. Bahkan Uni Eropa telah menggugat Indonesia ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Menanggapi hal itu, kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengatakan, kebijakan larangan ekspor nikel sudah final.

Bacaan Lainnya

“Pelarangan nikel itu final, nggak bisa lagi. Negara ini kan kekayaan punya kita. Ngapain punya orang lain urus. Kita kan melakukan hilirisasi. Biar lah kita ekspor kepada negara-negara yang membutuhkan barang baku nikel, berbentuk barang jadi,” kata Bahlil sebagaimana dilansir dari detikcom.

Menurut Bahlil, jika Indonesia terus mengekspor barang mentah sama saja menjual tanah air.

“Kalau kita ekspor terus, menjual tanah air. Salah satu gagasan program Pak Jokowi itu transformasi ekonomi yang dimaksudkan itu adalah bagaimana memberikan nilai tambah terhadap sumber daya alam kita,” ujarnya.

Jadi dirinya menjelaskan bahwa nikel yang ada akan diolah guna memberikan nilai tambah.

“Nikel itu sekarang kita sudah bagaimana memfokuskan investasi untuk membikin lithium battery mobil. Nah kalau mereka (Uni Eropa) ingin baterai, ya beli saja produknya dari Indonesia. Kenapa harus WTO kita?,” jelasnya.

Bahlil memastikan bahwa larangan ekspor nikel tidak melanggar walaupun Indonesia tidak mempermasalahkan Uni Eropa menggugat.

“Itu UU Minerba kita yang sudah menyatakan 2014 sudah setop. Jadi bagi kita nggak masalah, kalau itu di-WTO-kan monggo saja. Itu hak negara orang, nggak boleh kita larang, boleh-boleh saja, ngapain takut. Ngapain takut, masa negara kita mau diatur negara lain,” imbuhnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *